hello world

Apa kabar dunia?? tetep… asikk… *inget Oky Lukman*😀

Setelah sekian abad tidak posting *halah* rasanya kangen juga memencet-mencet keyboard ini dan memublikasikannya. Umm.. update apa ya yang terbaru semenjak terakhir kalo posting? Jawabannya: banyak!😀 Saya mulai saja dari kejadian terakhir deh *berasa bakalan posting banyak*

Kemarin, tepatnya tanggal 1 Mei 2010 pukul 08.34–kalo ga salah–saya memulai perjalanan ini. Ditemani teman saya Inanda, saya memulai perburuan foto wildlife saya yang pertama. Awalnya sih saya merencanakan perburuan ini bersama Satrio. Tapi karena beliau mendadak dangdut, eh ga bisa, jadi saya hanya pergi berdua dengan teman saya yang belum pernah ke Ragunan ini. Ya benar! Jangan menyangka saya melakukan perburuan foto ini di hutan belantara *siapa juga yang nyangka* tapi cukup (ato cuma?) di Ragunan saja😀

Saya mulai dari memfoto binatang yang pertama saya lewati: kasuari. Lalu saya melanjutkan dengan binatang selanjutnya: gajah. Dan akhirnya… semut! Moto semut aja jauh amat ke Ragunan. Trus kami lanjutkan dengan berkeliling ragunan termasuk ke Pusat Primata Schmutzer. Gile, masuk sini lebih mahal daripada masuk Ragunan! Tiket ragunan cuma IDR 4.000 /orang dewasa, dan IDR 10.000/orang kalo masuk sebagai juru foto. Nah nah, sebenernya saya takut dikira juru foto. Bawa-bawa kamera plus tripod segala soalnya. Mahal! Tapi dengan tampang sok-sok bloon saya beli aja yang buat orang dewasa. Nah, tiket buat masuk ke PPS-nya itu IDR 5.ooo/orang! Gak boleh bawa makanan dan minuman lagi ke dalam, dan satpamnya pun dengan sabar mengecek satu-satu tas pengunjung. Ironisnya, tas ransel saya ga diperiksa cuma gara-gara nyantelin tripod di tasnya. Si mbak-mbaknya cuma nanya: “Itu tas kamera ya mas?”. Saya jawab “Iya mbak”, dengan muka lempeng. Padahal mah bukan. Sebenernya cuma karena males aja sih buka-buka tas cuma buat diperiksa doang. Toh saya ga bawa granat ato senapan mesin juga. “Ooh… Yaudah silakan mas”. Yaaahh… tau gitu si makanan disimpen di tas saya aja.. Dan kayaknya si pusat primata ini hampir sebesar bonbinban (kebon binatang Bandung) deh! Gede banget soalnya.

Dan… tidak terasa.. sudah 6 jam kami berjalan–ya, BERJALAN– keliling-keliling si bonbin ini. Dengkul ini serasa mau lepas dari sendinya. Dan saya pun memutuskan menghentikan perburuan kali ini. Karena ujan juga sih sebenernya. Keluar dari sana, kami memutuskan mengisi perut ini yang cacing-cacingnya udah ribut rock ‘n roll. Dan… tempat makan yang beruntung kami kunjungi adalah…. D’cost! Daaann…. Ngantrinya panjang banget sodara-sodara sekalian…. udah pake sistem nomor kayak di bank aja. Jadi saya ambil nomor antrian demi mendapatkan tempat duduk dan sesuap nasi di tempat makan ini. Setelah puas makan, kami pun kembali ke alamnya masing-masing. Untuk hasil fotonya? segera menyusul…😀

2 thoughts on “hello world

  1. meng-aneh ya… maklum, lagi konslet😀

    kan dipotong solat, nunggu ujan, makan, nongkrong, ke wc, dst… :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: