Sedikit Komentar Tentang DIS

Entah kenapa tiba-tiba pengen komentar tentang orang di foto itu. Siapa dia? Ya, beliau adalah Dahlan Iskan (DIS), mantan Dirut PLN yang sekarang menjabat sebagai menteri BUMN. Tadi pagi seorang teman sempat mengirim link tentang tulisan DIS yang terbaru di blognya. Tulisannya berisi tentang pembangunan pabrik semen khususnya dan lebih luasnya tentang kemajuan ekonomi di Indonesia. Dari tulisannya sangat terlihat Pak DIS ini memiliki yang sangat bagus dengan misi yang out of the box untuk memajukan bangsa kita tercinta ini. Citra beliau di masyarakat juga sangat positif terutama karena tingkahnya yang cukup “nyeleneh” sebagai salah seorang pejabat Negara. Saya tidak akan menyebutkan satu per satu tindakan “nyeleneh” apa saja yang sudah beliau perbuat karena sangat banyak—dan saya juga tidak tahu semuanya. Yang terakhir dan cukup bikin heboh yaitu beliau menggratiskan pembayaran tol dengan cara membuka pintu tol yang tak ada penjaganya karena antrean sangat panjang di jam sibuk. Antrean tersebut jauh melebihi target DIS yaitu maksimal 5 mobil di setiap pintu gerbang. Ironisnya, dari dua kali tindakan beliau tersebut yang kedua salah sasaran karena pintu tol yang dibuka bukan milik BUMN (Jasa Marga) melainkan milik pihak swasta. Berita selengkapnya Googling aja ya😀

Dari sekian banyak tindakan nyeleneh tersebut dan citra positif DIS yang terbentuk dan sudah terpatri di masyarakat saya penasaran dan berpikir pasti ada sisi negatif dari seorang Dahlan Iskan. Yah, namanya juga manusia. Hanya mungkin media tidak menyorot sisi tersebut dari seorang DIS.

Sebuah akun Twitter yang rajin menulis berbagai hal yang berbau politik pernah kultwit mengenai beberapa catatan tentang DIS yang kontroversial. Akun yang mengklaim dirinya mengenal baik DIS sejak beliau menjabat sebagai kepala Jawa Post dan pernah bekerja bersama dengannya menulis di twitter dan rangkumannya dapat dilihat di sini mengenai beberapa hal baik yang positif dan negatif seorang Dahlan Iskan.

Yang cukup disorot dalam tulisan tersebut adalah bahwa DIS sudah terlalu banyak berjanji dimana janji-janji tersebut banyak yang dipublikasikan oleh media, tetapi kenyataan yang terjadi di lapangan tidak—atau belum—sesuai. Ya saya sih melihat dari sisi positifnya saja. Mungkin beliau terlalu sibuk dengan jabatannya sekarang sehingga ada beberapa hal yang sudah dijanjikan tersebut belum dapat terlaksana. Atau lupa?

Bukannya saya anti-DIS ataupun berusaha memperburuk citranya. Saya malah salah satu pendukung—di sisi positifnya—Pak Dahlan. Saya hanya penasaran apa sih sisi negatif dari orang hebat ini? Juga ingin mengajak teman-teman pembaca mengingatkan Pak Dahlan kalau memang beliau khilaf, juga realistis dengan janji-janji yang telah diucapkan—terlepas dari benar atau salah isi tulisan tersebut. Yah.. namanya juga manusia, wajar kalau ada khilaf. Tapi jangan terlalu banyak khilafnya ya Pak. Biar citranya tetep bagus😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: