Musyawarah Diri

Walaupun jauh dari tepat waktu buat nge-reblog, tapi saya ngerasa tetap harus ikut berbagi buah pikiran ini. Nice thought bro..

Ganesha Tamzil

IMG_6404Tulisan panjang ini 100% adalah sebuah ulasan general dari subyektivitas saya terhadap fenomena pemilu presiden 2014. Saya tidak sedang berkampanye, karena saya sedianya adalah seorang golput sejati. Namun kali ini saya mencoba bersikap seimbang terhadap kedua pilihan, berdiri memandang dari kedua pasang sepatu kubu kedua calon dan satu sudut pandang sebagai seorang warga negara, bagian dari rakyat Nusantara.

Saya hanya mengungkapkan proses belajar, berpikir, mencerna, mengumpulkan data, mengolah semua data, hasil penglihatan, dan hasil pendengaran selama masa kampanye untuk kemudian saya godok kembali lewat sesi diskusi dengan naluri, rasa dan rasio.

Selesai berdiskusi dengan ketiga unsur itu, kemudian saya presentasikan kepada hati nurani saya yang akan memutuskan pilihan saya di hadapan kertas suara nanti.

Jadi, mohon pandang tulisan saya sebagai semacam BAP kronologi pengalaman seorang warga negara yang sedang mencari pemimpinnya. Salah-benarnya subyektivitas saya merupakan tanggung jawab pribadi saya kepada tanah air dan Sang Pencipta.

Selamat menikmati!


Sebulan kampanye penuh drama…

View original post 2,634 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: